Agar Tak Salah Pilih, Yuk, Pahami Makna Label Pada Kemasan Produk Perawatan Kulit
Pada setiap produk tentu terdapat berbagai istilah atau label yang tertera di kemasannya.
Mulai dari istilah, simbol, sampai keterangan tertentu yang sering kali terlewat begitu saja.
Padahal, informasi tersebut bukan sekadar pelengkap. Justru, label pada kemasan dapat membantu kamu memahami produk dengan lebih baik sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Nggak hanya itu, keberadaan label juga memiliki berbagai peran penting lainnya, di antaranya:
- Memberikan informasi produk secara jelas dan detail
- Memberi jaminan keamanan penggunaan
- Memenuhi standar regulasi yang berlaku
- Membangun branding dan identitas produk
- Meningkatkan daya tarik dan nilai jual
Jenis Label pada Kemasan Produk Perawatan Kulit
Beberapa di antaranya mungkin sering kamu lihat, tetapi belum tentu kamu pahami sepenuhnya.
Lantas, apa saja label yang biasanya terdapat pada kemasan produk perawatan kulit? Berikut ini adalah penjelasannya.
Identitas produk
Identitas produk merupakan label utama yang wajib ada pada setiap kemasan produk perawatan kulit. Melalui bagian ini, kamu bisa mengetahui informasi dasar seperti brand atau nama produk, nama dan alamat lengkap pemilik nomor notifikasi, nomor notifikasi itu sendiri, negara asal produk, hingga keberadaan 2D barcode.
Informasi ini penting untuk memastikan bahwa produk yang kamu gunakan memiliki kejelasan asal dan terdaftar secara resmi.
Jenis dan manfaat produk
Label jenis dan manfaat produk membantu kamu memahami fungsi utama dari produk yang akan digunakan. Melalui keterangan ini, kamu bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan kulitmu, apakah untuk melembapkan, membersihkan, atau melindungi dari paparan sinar matahari.
Sebagai contoh, produk pelembap (moisturizer) diformulasikan untuk membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mencegah kondisi kulit kering.
Komposisi
Label selanjutnya yang wajib ada pada kemasan produk perawatan kulit adalah komposisi.
Bagian ini berisi daftar bahan atau ingredients yang digunakan dalam suatu produk, biasanya dituliskan secara berurutan berdasarkan kadar terbanyak hingga paling sedikit.
Melalui informasi ini, kamu bisa mengetahui kandungan apa saja yang terdapat di dalam produk, sekaligus lebih bijak dalam memilih—terutama jika memiliki kondisi kulit tertentu atau sensitivitas terhadap bahan tertentu.
Penanggalan & ukuran produk
Selanjutnya ada penanggalan. Label penanggalan pada kemasan produk perawatan kulit memberikan informasi terkait waktu produksi serta batas aman penggunaan produk.
Umumnya, penanggalan ini terdiri dari beberapa keterangan, yaitu:
- Exp/Ed (Expiry Date), yakni tanggal batas aman penggunaan produk sebelum kemasan dibuka
- MFG (Manufacturing Date), yakni tanggal produksi atau pembuatan produk
- PAO (Period After Opening), yakni jangka waktu penggunaan produk setelah kemasan dibuka
Selain penanggalan, pada kemasan juga biasanya tercantum ukuran produk, seperti berat bersih atau isi, yang membantu kamu mengetahui jumlah produk yang digunakan.
Cara pemakaian
Label cara pemakaian pada kemasan produk perawatan kulit membantu kamu menggunakan produk dengan tepat dan sesuai anjuran. Melalui petunjuk ini, kamu dapat mengetahui langkah penggunaan, jumlah yang disarankan, hingga waktu pemakaian yang tepat, sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih optimal.
Dengan memahami cara pemakaian yang tertera, risiko kesalahan dalam penggunaan produk pun dapat diminimalkan.
Warning
Label warning atau peringatan merupakan informasi penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan produk perawatan kulit.
Biasanya, bagian ini mencantumkan hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti kemungkinan efek tertentu, kondisi yang tidak dianjurkan, atau anjuran penggunaan agar produk tetap aman digunakan.
Dengan memahami label ini, kamu dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan selama penggunaan produk.
Barcode BPOM & Nomor NA
Pada kemasan produk perawatan kulit, kamu juga bisa menemukan 2D barcode BPOM serta nomor notifikasi atau yang sering dikenal dengan kode NA. Kedua informasi ini menjadi tanda bahwa produk telah terdaftar dan memiliki izin edar resmi dari BPOM.
Nomor NA sendiri merupakan kode registrasi yang diberikan BPOM setelah produk dinyatakan lolos proses notifikasi. Sementara itu, keberadaan 2D barcode memudahkan konsumen untuk melakukan pengecekan keaslian dan legalitas produk secara lebih praktis melalui aplikasi atau situs resmi BPOM.
Dengan memperhatikan kedua hal ini, kamu bisa lebih tenang dan terhindar dari penggunaan produk yang tidak jelas asal-usul maupun keamanannya.
Istilah tambahan
Pada kemasan produk perawatan kulit, biasanya juga terdapat beberapa istilah tambahan yang
memberikan informasi lebih spesifik terkait karakteristik produk.
Beberapa istilah yang umum ditemukan antara lain:
- Hypoallergenic: menunjukkan bahwa produk diformulasikan untuk meminimalkan risiko reaksi alergi
- Non-comedogenic: berarti produk tidak menyumbat pori-pori
- Oil-based / Water-based: menunjukkan bahan dasar utama produk, yaitu minyak atau air
- Vegan: menandakan bahwa produk tidak mengandung bahan yang berasal dari hewan
Istilah-istilah ini dapat membantu kamu memahami karakter produk secara lebih mendalam
sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Setelah mengenal berbagai label pada kemasan produk perawatan kulit, kini kamu bisa lebih cermat dalam membaca setiap informasi yang tertera 👀
Dengan begitu, setiap produk yang kamu gunakan bukan sekadar dipakai, tetapi benar-benar kamu pahami.
Recent Comments