Ramai Dibahas, Apa Itu Lipstik Food Grade?

Beberapa waktu belakangan ini, banyak orang membahas lipstik food grade. Memangnya, apa sih lipstik food grade itu dan amankah untuk digunakan sehari-hari?

Jika melihat sejarah lipstik yang dulunya terbuat dari berbagai bahan, seperti bunga-bungaan, buah-buahan, hingga serangga, tidak heran jika istilah food grade yang kini marak dibicarakan menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat.

Lipstik food grade umumnya mengacu pada penggunaan bahan yang dianggap aman apabila tidak sengaja tertelan dalam jumlah kecil.

Seperti yang kita ketahui, lipstik yang diaplikasikan pada bibir sangat mungkin ikut tertelan saat makan atau minum. Oleh karena itu, istilah food grade sering dikaitkan dengan tingkat keamanan bahan yang digunakan.

Fakta di Balik Lipstik Food Grade

Lantas, bagaimana dengan lipstik food grade ini?

Meski demikian, lipstik non food grade bukan berarti tidak aman untuk digunakan. Produk kosmetik yang beredar tetap harus memenuhi standar keamanan dan telah melalui proses pengujian serta terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Produk yang telah terdaftar di BPOM umumnya sudah melalui berbagai tahap penilaian, sehingga dinyatakan aman, bermutu, dan layak untuk digunakan sesuai ketentuan.

Pada akhirnya pemilihan lipstik food grade kembali kepada preferensi masing-masing individu. Sebagian orang mungkin memilih produk dengan klaim tersebut karena dianggap lebih aman, terutama bagi yang memiliki kondisi bibir sensitif atau lebih berhati-hati terhadap bahan yang digunakan.

Sementara itu, bahan yang sering dikaitkan dengan konsep food grade umumnya berasal dari sumber alami, seperti minyak nabati, shea butter, beeswax, atau pewarna alami.

Untuk membantu kamu dalam memilih produk yang tepat, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan: 

  • Pilih produk lipstik yang telah terdaftar di BPOM
  • Periksa komposisi bahan. Kandungan yang tepat dapat membantu memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan bibir
  • Hindari produk yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan sejenisnya
  • Pilih lipstik dengan kandungan yang mendukung kenyamanan bibir, seperti shea butter atau vitamin E
  • Sesuaikan jenis lipstik dengan kondisi bibir, misalnya lipstik dengan kandungan pelembap untuk bibir kering
  • Hindari produk dengan aroma yang terlalu menyengat, karena dapat berasal dari bahan tambahan tertentu

Di tengah banyaknya klaim yang beredar, penting untuk tidak langsung percaya begitu saja. Memilih lipstik bukan hanya soal tren atau klaim semata, tetapi tentang memahami apa yang kamu gunakan.

Dengan begitu, setiap pilihan yang kamu ambil bisa terasa lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhanmu.